Cara Tradisional Mengobati Batu Empedu

Batu empedu yang kebanyakan terbentuk dari kolesterol yang larut dalam empedu. Selain itu, terbentuk dari campuan kolesterol dan bilirubin atau campuran kalsium dan bilirubin. Biasanya, terbentuknya batu karena empedu terlalu lama tersimpan dalam kantong empedu, kemudian batu berjalan mengikuti aliran darah ke saluran empedu dan menyangkut di sana.

Selain dengan pengobatan medis, penyakit batu empedu juga dapat diobati dengan menggunakan bahan herbal pilihan yang memiliki fungsi dan khasiat membantu mengobati batu empedu, diantaranya :

Ramuan 1

- 30 gram daun keji beling segar
- 15 gram daun ungu segar
- 100 gram rambut jagung

Cuci bersih semua bahan. Rebus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, lalu saring dan minum ramuan tersebut 2 kali sehari.

Ramuan 2

- 30 gram daun kumis kucing kering dan 60 gram yang masih segar
- 7 buah jagung muda yang belum ada bijinya
- 25 gram kunyit yang dipotong-potong

Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu saring dan minum ramuan tersebut 2 kali sehari.

Ramuan 3

- 30 gram daun tempuyung segar
- 10 gram daun sambiloto kering

Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu saring dan minum ramuan tersebut 2 kali sehari.

Ramuan 4

- 4 gelas jus apel
- 1/2 gelas air lemon
- 1/4 gelas minyak zaitun

a. Minum jus apel selama 5 hari, kemudian lakukan puasa pada hari ke-6.
b. Pada saat berbuka puasa, minum air putih ditambah sedikit garam inggris
c. Pada pukul 20.00, mnum campuran air lemon dengan minyak zaitun

Posted in Batu Empedu, Obat Batu Empedu | Tagged , , , , , , | 1 Comment

Penyakit Batu Empedu

Batu empedu merupakan salah satu gangguan penyakit yang sering dan banyak dialami oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Gaya hidup, pola makan dan kebiasaan lainnya yang tidak seimbang, sehat dan teratur selalu jadi pencetus utama dari timbulnya suatu gangguan penyakit.

Seseorang yang memiliki gangguan penyakit batu empedu memiliki gejala yang hampir sama dengan penyakit maag. Sebagian besar dari mereka yang mengalami gejala batu empedu mengganggap sebagai penyakit maag, disebabkan terkadang dokter salah mendiagnosa.

Gejala yang dirasakan dari sakit batu empedu sama halnya dengan gejala penyakit maag yang tempat keluhannya berdekatan yakni di bagian lambung dan kantung empedu yang terletak di ulu hati. Namun, perbedaannya terletak pada batu empedu dapat menyebabkan rasa sakit yang sangat hebat dan muncul secara tiba-tiba bisa hilang atau timbul kembali tanpa diketahui.

Batu empedu terbentuk dan berada didalam kantung empedu atau di saluran empedu serta saluran hati. Batu empedu yang berada di dalam kantung empedu bila tidak diatasi dan diangkat akan mengakibatkan kantung empedu mengalami peradangan dan infeksi pada organ-organ disekitar empedu.

Batu empedu yang berukuran kecil memiliki tingkat resiko yang lebih berbahaya dibanding dengan batu empedu yang berukuran besar, dengan alasan batu empedu yang berukuran kecil memiliki peluang yang lebih besar berpindah tempat yang dapat menyebabkan gangguan pada organ tubuh dalam lainnya. Ditambah apabila batu empedu yang berukuran kecil ini dapat menyumbat saluran di organ hati yang dapat meningkatkan produksi berbagai enzim yang dapat menyebabkan timbulnya gejala dari penyakit kuning.

Batu empedu sebagian besar terbentuk oleh zat lemak atau kolesterol, hal ini justru akan lebih menimbulkan bahaya lebih besar dan peluang timbulnya penyakit empedu pada mereka yang memiliki kadar kolesterol jahat yang tinggi di dalam tubuh.

Posted in Batu Empedu, Obat Batu Empedu | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Faktor Penyebab Batu Empedu

Banyak hal yang menyebabkan terjadinya batu empedu. Batu empedu merupakan suatu penyakit yang cukup mengkhawatirkan dan dapat menimbulkan efek samping dan resiko komplikasi pada penyakit lainnya yang diakibatkan oleh sakit batu empedu. batu emepdu juga dapat dijadikan alasan dari gejala batu ginjal, dan sakit ginjal lainnya. Karena batu empedu dapat menyumbat saluran empedu dan meningkatkan resiko terhadap gangguan organ tubuh bagian dalam lainnya.

Berikut ini ada beberapa faktor umum penyebab batu empedu, diantaranya :

1. Jenis kelamin

Penyakit batu empedu sebagian besar melanda wanita dengan 2 kali lebih besar resikonya dibanding dengan pria. Hal ini disebabkan oleh produksi hormon estrogen wanita meningkat terutama ketika dalam masa kehamilan, terapi sulih hormon, efek samping penggunaan pil KB. Selain itu, tingginya kadar kolesterol jahat dalam cairan empedu, sehingga memudahkan terbentuknya batu empedu.

2. Faktor genetika atau keturunan

Faktor keturunan atau genetika memang selalu memainkan peranan penting dalam mewarisi suatu penyakit, terutama bila anak memiliki gen yang lebih banyak berasal dari salah satu orang tua seperti ibu atau ayah.

3. Berat badan

Seseorang yang memiliki berat badan berlebih selalu di indentikan dengan kelebihan lemak. Mereka yang memiliki berat badan diatas berat badan ideal memang memiliki resiko yang lebih besar terhadap suatu serangan penyakit, termasuk pada penyakit batu empedu. Tubuh yang banyak menyimpan lemak akan mengurangi kadar garam dalam cairan empedu, sementara kolesterol berpeluang meningkatkan jumlahnya dan semakin meningkat. Hal ini lah yang membuat peluang terbentuknya batu empedu, terutama pada wanita yang memiliki berat badan diatas berat badan ideal.

Saluran empedu

4. Pola makan

Pola makan tinggi lemak serta kolesterol, dan rendah serat menambah risiko batu empedu.

5. Diet yang salah

Diet sering diartikan sebagai sesuatu yang salah. Diet tidak hanya menurunkan berat badan hingga mencapai berat badan ideal, tetapi diet yang sebenarnya bertujuan mengatur pola asuhan makan agar lebih sehat dan seimbang, mengontrol porsi makan, mengurangi kebiasaan mengemil makanan yang banyak mengandung bahan pengawet.

Melakukan diet yang terlalu ketat dan metode yang salah akan berakibat fatal pada kesehatan tubuh. Sehingga membuat tubuh mengalami penurunan berat badan yang cepat dan drastis, kemudian membuat liver/hati mengeluarkan ekstra kolesterol ke dalam cairan empedu yang dapat berakibat pada terjadinya batu empedu.

6. Faktor Usia

Batu empedu umumnya ditemukan pada mereka yang berusia diatas 60 tahun atau lansia yang memiliki resiko lebih besar terserang batu empedu, disaat usia memasuki masa menopause atau andropause (masa menopause pada pria) tubuh cenderung mengeluarkan lebih banyak kolesterol ke dalam cairan empedu.

7. Penggunaan obat antikolesterol

Efek samping dari pemakaian obat antikolesterol dalam jangka waktu yang cukup lama dapat meningkatkan kadar kolesterol yang kemudian dilepaskan ke dalam cairan empedu dan kemudian memberi kesempatan terbentuknya batu empedu.

8. Penyakit diabetes mellitus

Mereka yang memiliki penyakit diabetes umumnya memiliki kadar asam lemak atau trigliserida yang cukup tinggi, sehingga risiko menderita batu empedu semakin besar.

Posted in Batu Empedu, Obat Batu Empedu | Tagged , , , , , , | Leave a comment